NovelToon NovelToon
Putri Pengganti

Putri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:535.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Aluna adalah seorang gadis yang diangkat oleh keluarga kaya sebagai pengganti anak perempuan mereka yang hilang, Jesselyn. Meski hidupnya tampak bahagia, sebenarnya ia hanya diperlakukan sebagai bayangan dari Jesselyn.

Setelah dewasa Aluna dijodohkan dengan Davion Harold, yang lagi-lagi karena pria itu adalah pria yang dulu Jesselyn sukai. Apapun yang terjadi Aluna harus bertahan dalam pernikahan tersebut, itulah pesan kedua orang tua angkatnya.

Namun pernikahan itu membuat Aluna semakin tersiksa dan merasa tak diinginkan oleh siapapun. Pada akhirnya Aluna mengambil keputusan paling mengerikan di dalam hidupnya, coba keluar dari bayang-bayang Jesselyn dan hidup sebagai dirinya sendiri. Melanggar keinginan orang tua angkatnya untuk pertama kali.

"Dav, aku ingin kita cerai," ucap Aluna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PP Bab 15 - Siapa Dirimu Sebenarnya

"Apa peduli ku, terserah dia mau apa," gumam Davion setelahnya.

Di rumah keluarga Myles, mama Sarah segera meletakkan ponselnya di atas meja, lalu menatap sang suami yang sejak tadi duduk di hadapannya.

"Aku sudah menelpon Aluna, Pa. Dia tidak akan bersikap sembrono lagi," ucap mama Sarah pada sang suami.

Mereka memiliki pemikiran yang sama tentang Aluna. Keduanya menyayangi Aluna sebagai bayang-bayang Jesselyn, bukan karena yang lain. Aluna tak boleh hidup bahagia sebagai Aluna, karena hal itu membuat mereka tak rela.

Selamanya Aluna harus hidup sesuai dengan apa yang sudah mereka atur. Bahkan lebih baik jika Aluna bisa dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga Milyes.

"Besok kirim obat herbal untuk Aluna dan Davion, pastikan Ivana dan Aston melihatnya juga. Agar mereka tahu bahwa kita sedang berharap adanya keturunan," ucap Pieter kemudian. Aluna tidak memiliki darah keluarga Myles, satu-satunya yang berharga pada diri Aluna adalah andai dia bisa memberi keturunan keluarga Harold.

Saat ini bisnis keluarga Myles memang sedang sedikit ada gangguan, karena itulah mereka butuh banyak dana dari keluarga Harold.

"Iya Pa, Mama akan mengirimnya malam ini juga," jawab Sarah dengan senyum antusias.

Sementara itu di kediaman keluarga Harold, mom Ivana memperhatikan penampilan Aluna yang kembali menggunakan baju putih. Ia jadi bertanya-tanya apakah Aluna benar-benar tak menyukai baju yang kemarin mereka beli? Padahal sungguh, tujuan mom Ivana hanya ingin menyenangkan sang menantu. Tidak ada tujuan yang lainnya lagi.

"Sayang, kenapa tidak memakai baju barumu?" tanya mom Ivana.

"Maaf Mom, tadi pagi aku lupa dan langsung pakai baju ini. Besok ku pakai ya," jawab Aluna, mencari jawaban yang sebisa mungkin tidak melukai hati mom Ivana.

Davion yang baru tiba di meja makan mendengar pula ucapan Aluna tersebut, dan dia jelas mengetahui jika Aluna berbohong. 'Dasar wanita licik,' batin Davion.

Di hadapan sang ibu Aluna seperti malaikat yang tak pernah berbuat salah, nyatanya wanita itu pun selalu berdusta.

"Mom, hari ini aku dan Davion mungkin akan lembur. Jadi jangan menunggu kami untuk makan malam," ucap Daddy Aston.

"Kenapa harus lembur, Dad?" tanya mom Ivana.

Aluna ikut mendengarkan semua pembicaraan.

"Davion akan mulai menggantikan posisi Daddy di perusahaan, jadi akan ada banyak hal yang kami bicarakan."

"Baiklah," jawab mom Ivana. Rencana ini memang telah lama jadi pembicaraan di keluarga Harold. Setelah Davion menikah dengan wanita pilihan keluarga, maka ia akan menggantikan posisi Daddy Aston di perusahaan.

Ini juga yang menjadi salah satu alasan kenapa Davion bersedia menerima pernikahan ini. Baginya Aluna bukanlah istri, hanya alat yang dia gunakan untuk mendapatkan apa yang dia mau. Setelah menemukan alasan yang tepat, Davion akan menceraikannya begitu saja.

Sarapan berlangsung dengan tenang, setelah selesai Aluna mengantarkan Davion sampai ke halaman rumah.

"Dav, hari ini aku akan pergi ke suatu tempat. Apa kamu mengizinkannya?" tanya Aluna, belum lama ini Aluna mendapatkan tawaran untuk menjadi guru tamu di International Music School. Jika Davion mengizinkannya dia akan langsung pergi sekarang.

Namun kata pamit itu justru terasa menganggu di telinga Davion, karena dia tak ingin tahu apapun tentang Aluna.

"Lain kali tidak perlu izin padaku, lakukan apapun yang kamu mau... aku tidak peduli," balas Davion dengan suaranya yang selalu terdengar dingin.

Aluna menelan ludahnya dengan kasar, niat baiknya selalu saja ditanggapi dengan dingin. "Baiklah, terima kasih atas izinmu," jawab Aluna kemudian.

Davion segera masuk ke dalam mobilnya dan Aluna tetap berdiri di sana sampai mobil itu menjauh dan benar-benar hilang dari pandangannya.

Tiba di perusahaan Davion langsung mengadakan pertemuan internal dengan sang ayah dan beberapa petinggi. Dalam pertemuan tersebut Davion mengambil alih secara penuh peran sang ayah sebagai Presdir.

Dokumen menumpuk dan pembicaraan tak pernah putus. Mulai dari pembahasan tentang beberapa proyek yang berlangsung, tentang hubungan kerja sama dengan beberapa perusahaan besar. Juga tentang keuangan yang stabil dan beberapa pengeluaran tak terduga.

Menjelang siang Davion masih berada di ruang kerja sang ayah, ruangan yang kelak akan dia tempati setelah resmi menyandang sebagai Presdir Direktur Harold Kingdom.

"Dav, Daddy juga ingin membicarakan tentang perusahaan keluarga Aluna," ucap Daddy Aston kemudian.

Davion langsung menatap ayahnya dengan sorot mata dingin, bahkan di perusahaan dia harus mendengar nama itu disebut.

"Saat ini perusahaan keluarga Myles sedang mengalami kesulitan, karena beberapa proyek tak berjalan dengan baik," kata Daddy Aston lagi, tapi Davion hanya diam dan mendengarkan.

"Waktu itu Daddy pernah mengatakan pada Pieter akan membantu perusahaan mereka asal Aluna menikah denganmu. Jadi meski tanpa ada kerja sama apapun, tetaplah bantu perusahaan keluarga Myles."

"Apa Aluna mengetahui tentang hal ini?" tanya Davion yang akhirnya buka suara.

"Daddy tidak tahu," balas Daddy Aston apa adanya.

Namun diam-diam Davion tersenyum kecil, tak mungkin rasanya Aluna tidak tahu apa-apa. Karena itulah Aluna hanya diam saat dia sentuh semalam, karena ternyata sang ayah telah memberi keluarganya banyak uang.

"Terlepas dari itu semua, kamu jangan pernah menyalahkan Aluna. Dia adalah gadis yang baik," ucap Daddy Aston.

Kali ini Davion tak lagi menanggapi, kembali fokus pada pekerjaannya yang ada di depan mata.

Sementara Aluna siang ini sudah berada di International Music School, dia disambut langsung oleh guru besar di sana. Lalu diantar oleh seseorang menuju kelas tempat Aluna mengajar sebagai guru tamu.

Meskipun menjadi pianis adalah cita-cita Jesselyn, namun Aluna pun menyukainya juga. Dia sangat menikmati hari-harinya dengan piano.

"Wah Guru Aluna cantik sekali."

"Beruntungnya kita beliau mengajar di kelas ini."

Para murid pun menyambutnya dengan antusias. Tepuk tangan terdengar saat Aluna menuju podium.

"Terima kasih untuk sambutannya anak-anak, perkenalkan namaku adalah Aluna Myles."

Tepuk tangan terdengar semakin riuh, di tengah-tengah hidupnya yang terasa kaku Aluna menemukan warna lain saat ia menjadi seorang pianis.

Aluna tidak sadar bahwa tiap gerak geriknya selalu diawasi oleh seseorang dari kejauhan. Dan seseorang itu adalah anak buah Davion yang diminta untuk mencari kesalahan Aluna.

Beberapa foto Aluna yang tengah mengajar sampai pula ke ponsel Davion sebagai salah satu laporan.

Davion pikir Aluna berbohong dan hendak menemui kekasihnya, tapi ternyata dia benar-benar datang ke sekolah tersebut. "Ayo Aluna, tunjukkan siapa dirimu sebenarnya," gumam Davion.

1
Ardiansyahsasa
Thor kenapa sekarang jarang up dn up nya pun sedikit? semangat up nya Thor 💪💪😁😁✌️✌️
Tuti Tyastuti
𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘷💪
Dew666
💄💄💄💄
Shee_👚
cinta yang besar dan tulus memang seperti itu
Daneen
Biarkan fa ion berusaha sekuat tenaga,pokoknya jangan mudah luluh ya
sryharty
awas lun nanti pertahanan kamu jebol
Dini Rachmawati
Aluna masih takut jatuh lagi ....
Takut jika perasaannya tidak terbalaskan ....
meskipun sekarang Davion menunjukkan perubahannya ....
Mita Paramita
Aluna masih keras kepala aja 🤨 davion udah Berubah lun 🤣🤣🤣 lanjut Thor tiap hari 💪💪💪
Dini Rachmawati
Bunga Mawar merah lambang cinta Davion buat Aluna ... 😍😍😍😊😊😊
Bibi Ema pintar sekali deh punya ide mengirim foto Davion menanam bunga mawar sendiri kepada Aluna ....
olyv
yakin ngak berharap lagi lun wkwkwk
olyv
anjaaayyy dav 😁
Agnezz
yup jangan berharap pada manusia, berharaplah pada Tuhan. kalo disini berharapkan pada otor.
Agnezz: bisa donk🤣🤣🤣
total 2 replies
Felycia R. Fernandez
Trauma dari rasa sakit karena selalu di permainan orang membuat Aluna selalu membentengi hatinya dari ketulusan Davion...
jangan sampai Davion nyerah lho Aluna...
kesian juga... Kamu gak akan mendapatkan kedua kali pasangan yang bener2 mencintai mu sesungguhnya...
kamu tau gimana seorang Davion,tapi dengan gambaran dari bibi Ema seharusnya bisa sedikit mengetuk pintu hati mu...
apa nunggu Davion mati berkorban untuk mu,baru kamu akan membuka hati...
Tuti Tyastuti: 𝘵𝘢𝘳 𝘨𝘢𝘯𝘵𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘶𝘯𝘢 𝘺𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘴𝘢𝘭𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘷𝘪𝘰𝘯 𝘺𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘴𝘢𝘭😂
total 1 replies
ElHi
aslinya siih dah luluh...cuma msh takut kecele dia mah..😂😂
isni afif
lanjut kakkak...🥰🥰🫰
isni afif
semoga ..cepet bersatu kembali ya kalian.....😘😘😘🤗
Rizky Manik
sabar dav, trauma itu nyata
Rizky Manik
sebenarnya Aluna sudah mulai luluh namun hatinya takut sakit lagi jadi dia memilih untuk belum mempercayai dav
Raeca Tint
aluna 💔 Samuel /Sob/
Nessa
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!