NovelToon NovelToon
Petani Ndeso Di Dunia Game

Petani Ndeso Di Dunia Game

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Romansa / Slice of Life
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: DipsJr

Bima Saputra, seorang sarjana pariwisata yang hidupnya terjerat lilitan utang keluarga, kini terjebak menjadi juragan warung sayur di Kabupaten Jatiroso. Realita yang pahit, ibu sakit, dan pernikahan diam-diam dengan wanita impiannya, Dinda, membuatnya merasa terhimpit. Namun, nasibnya berubah drastis saat ponselnya kesetrum, membuka gerbang menuju ladang virtual game Harvest Moon! Kini, ia bisa menanam buah dan sayur berkualitas dewa yang tumbuh sekejap mata, memindahkannya ke dunia nyata, dan menjualnya untuk meraup omzet gila-gilaan. Dari semangka manis hingga stroberi spesial, Bima menemukan jalan ninjanya menuju kekayaan. Bisakah ia melunasi utang ratusan juta, membahagiakan ibunya, dan meresmikan pernikahannya dengan Dinda secara terang-terangan, tanpa ada yang mencurigai rahasia ladang gaibnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DipsJr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Okra Kualitas 2, Anugerah Terindah Buat Para Pria!

Pagi-pagi buta, Bima bangun dan langsung mengecek ladang gaibnya. Hamparan warna merah dan hijau tampak menghiasi 30 petak tanahnya; stroberi dan okra sudah matang sempurna.

Tanpa buang waktu, ia memerintahkan karakter gamenya untuk memanen seluruh buah tersebut dan memasukkannya ke dalam gudang penyimpanan. Setelah itu, dengan satu jentikan pikiran, raga Bima pun masuk ke dalam dimensi game.

Di dalam gudang, kedua jenis tanaman itu sudah tersusun rapi dan terpisah sesuai kategorinya.

Stroberi Kualitas 1: 151 Kilogram.

Stroberi Kualitas 2: 1 Kilogram.

Hasilnya tidak jauh beda dengan panen sebelumnya.

Okra Kualitas 1: 750 Kilogram.

Okra Kualitas 2: 2 Kilogram.

Itu artinya, setiap petak lahan rata-rata menghasilkan sekitar 30 kilogram okra. Kalau harga grosirnya dipatok Rp 24.000 per kilo seperti harga pasar, dari satu kloter panen ini saja dia sudah bisa mengeruk omzet Rp 18.000.000!

Ini jelas jauh melampaui pendapatan dari dua kloter panen semangka.

Bima mengambil sebatang okra Kualitas 1 dan Kualitas 2 secara bergantian. Okra Kualitas 2 jelas memiliki warna hijau yang lebih pekat dan ukurannya sedikit lebih jumbo.

Di atas sayuran itu, melayang kotak informasi yang ditunggu-tunggu:

【Okra: Kualitas 1】

【Catatan: Okra adalah tanaman khusus yang memiliki khasiat medis ringan. Pelancar Haid & ASI +1, Pelancar Saluran Kemih +1, Nutrisi Ginjal & Stamina Pria +1.】

【Okra: Kualitas 2】

【Catatan: Okra kualitas tinggi dengan khasiat medis yang sangat kuat. Pelancar Haid & ASI +2, Pelancar Saluran Kemih +2, Nutrisi Ginjal & Stamina Pria +2.】

Bima melotot membaca rentetan atribut tersebut.

Ia memang tahu kalau okra alias bendi itu sayuran super yang kaya gizi, tapi baru kali ini ia tahu rincian khasiatnya se-barbar ini!

Atribut Pelancar Haid & ASI ini jelas bagus buat kesehatan rahim wanita dan ibu menyusui biar bayinya makin sehat.

Lalu Pelancar Saluran Kemih ini pasti mantap buat bapak-bapak yang kalau kencing udah mulai netes-netes macet kayak keran rusak.

Dan yang terakhir... Nutrisi Ginjal & Stamina Pria! Wah, yang ini sih nggak butuh penjelasan panjang lebar. Bapak-bapak se-Indonesia pasti paham betul! Ini mah setara jamu kuat, penambah vitalitas nomor wahid!

Dan gilanya lagi, untuk Okra Kualitas 2, seluruh efek magis itu dapat buff +2!

Mengingat betapa gilanya efek Lezat +2 pada semangka dan stroberi sebelumnya, Bima bisa membayangkan seberapa dahsyat efek dari atribut stamina +2 milik okra ini.

Bima keluar dari game, mandi bebek secepat kilat, lalu memacu motornya ke gudang sewaan.

Apapun yang terjadi, hari ini ia harus mendistribusikan panen stroberinya ke Toserba Makmur Jaya, sekalian menawarkan produk okranya ke Manajer Cipto.

Setelah memindahkan 151 kilogram stroberi dari dalam game dan menimbangnya di area bongkar muat Makmur Jaya, Bima langsung nyelonong masuk ke area perkantoran menuju ruangan sang manajer purchasing.

Baru saja ia tiba di depan pintu ruangan Manajer Cipto, eh tiba-tiba pintu itu terbuka. Seorang wanita muda berpakaian cukup 'terbuka' dan ketat melangkah keluar dengan tergesa-gesa. Di pangkal lehernya, samar-samar terlihat bekas merah kemerahan mirip cupang, dan saat wanita itu berpapasan dengannya, ada aroma parfum bercampur keringat yang sangat khas menguar di udara.

Bima tersenyum penuh arti.

Sebagai laki-laki normal, dia jelas paham aroma apa itu. Wah, wah... Si babi gendut ini ternyata doyan main daun muda juga di kantor.

Melihat Bima masuk, Cipto buru-buru merapikan kerah kemejanya dan menyambutnya ramah menuju meja teh andalan. Sambil menyeduh teh, ia bertanya, "Bos Bima, tumben pagi-pagi udah mampir ke ruangan? Ada kabar soal penyesuaian harga semangka yang kemarin itu?"

"Wah, mohon maaf Pak Cipto, kalau urusan semangka kebetulan stok saya udah stop total dari petaninya," jawab Bima santai. "Hari ini saya ke sini justru bawa barang baru." Sambil bicara, Bima meletakkan sekantong plastik kecil berisi okra segar ke atas meja teh.

"Okra?!" seru Cipto refleks begitu melihat sayuran panjang berlendir itu.

Tentu saja dia hafal betul sama sayuran ini! Di rumah dia punya istri galak kayak singa betina, di luar dia sibuk ngeladenin 'daun muda' yang barusan keluar. Demi menjaga keseimbangan ranjang di dua arena itu, Cipto sering banget dijejali menu okra untuk mendongkrak staminanya.

Maklumlah, bapak-bapak menjelang uzur, butuh doping biar nggak gampang loyo.

Bima tersenyum lebar. "Betul sekali, Pak Manajer. Komoditas baru saya ini okra spesial."

"Bos Bima, ini harga grosirnya mau dipatok berapa? Kalau kemahalan, saya nanti susah bikin laporannya ke atasan lho," pancing Cipto dengan nada diplomatis. Maksud aslinya jelas: 'Kasih harga yang masuk akal biar gue bisa ngambil margin gede buat uang rokok!'

Sejauh ini, Cipto sangat puas bekerja sama dengan Bima. Harga grosirnya masuk akal, barangnya grade A dan selalu laku keras dijual mahal, plus uang pelicinnya ngalir deras tanpa macet. Atasan supermarket juga senang karena margin laba buah segar mereka naik tajam.

Bima yang sudah khatam dengan watak Cipto, membalas dengan santai, "Pak Cipto tenang aja. Buat Bapak, harga grosir okranya saya patok Rp 24.000 per kilo. Berani jamin ini lebih murah dari harga tengkulak besar. Dan asyiknya lagi, saya bisa supply sampai 1.500 kilo lebih setiap harinya!"

Mendengar angka Rp 24.000 per kilo, mata Cipto langsung berbinar rakus. "Bos Bima, berapapun stok okra yang Sampeyan punya, saya sikat semuanya!"

Gila aja kalau ditolak! Berdasarkan update info pasar, lusa nanti harga grosir okra di Kabupaten Jatiroso diprediksi bakal meroket ke angka Rp 28.000 per kilo, bahkan di Kabupaten Sidoarjo harganya bisa lebih gila lagi.

Dapat harga miring Rp 24.000 ini jelas rezeki nomplok!

Kalaupun Toserba Makmur Jaya cabang Jatiroso ini nggak sanggup menyerap 1.500 kilo okra sehari, sisa stoknya gampang tinggal dilempar ke cabang Sidoarjo! Toh bos regionalnya sama. Masalah manajer purchasing cabang Sidoarjo bakal sewot karena jatahnya diserobot, itu mah bodo amat! Siapa suruh nggak punya supplier dewa kayak Bima?

Bima mengangguk puas. "Siap, Pak Manajer. Nanti siang dan sore bakal saya kirim okranya bertahap ya."

Cipto tersenyum lebar memamerkan gigi kuningnya. "Mantap! Oh ya, Bos Bima... nanti di fakturnya tolong ditulis Rp 26.000 per kilo ya. Biar selisihnya bisa buat tambahan uang capek saya."

Mendengar frasa 'uang capek', Bima nyaris muntah di tempat.

Uang capek matamu!

Selisih Rp 2.000 per kilo dikali 1.500 kilo sehari... itu artinya Cipto ngantongi Rp 3.000.000 murni tanpa keluar keringat setetes pun! Belum lagi kickback dari stroberi yang mencapai Rp 1.200.000 sehari.

Kerjanya cuma duduk manis di ruangan ber-AC, celup-celup daun muda, tanda tangan invoice, eh sebulan bisa ngeruk seratus jutaan lebih dari kantong Bima doang.

Siapa coba yang nggak mau 'capek' kalau gajinya segitu?!

Tapi, Bima memilih bersikap profesional. Ia mengiyakan permintaan itu dan segera pamit.

Menjelang sore, ladangnya kembali panen. Stroberi dan okra kloter kedua sudah siap diangkut.

Okra yang dihasilkan lagi-lagi menyentuh angka 750 Kilogram, dan okra Kualitas 2 bertambah 3 Kilogram. Total jenderal ia punya 5 Kilogram okra sultan sekarang.

Setelah menyetor seluruh stok ke Toserba Makmur Jaya, Bima langsung merapat ke ruangan Cipto untuk mencairkan invoice.

302,5 Kg Stroberi dikalikan Rp 120.000 = Rp 36.300.000.

1.500 Kg Okra dikalikan Rp 24.000 = Rp 36.000.000.

Total pendapatan mutlak Bima hari ini tembus di angka: Rp 72.300.000!

Ponselnya bergetar manis, menampilkan SMS dari bank: "Transfer masuk sebesar Rp 72.300.000. Saldo Anda saat ini: Rp 484.474.000."

Nyaris setengah miliar!

Dengan hati berbunga-bunga, Bima pulang ke rumah. Ia tiba-tiba teringat dengan okra Kualitas 2 di dalam gamenya.

Ia bergegas masuk ke kamar, mengunci pintu, lalu mengeluarkan 1 Kilogram okra Kualitas 2. Ia membawanya ke dapur tempat ibunya sedang sibuk memasak. "Bu, ini ada okra seger. Nanti tolong dimasak sekalian ya buat lauk makan malam."

Bu Laras menoleh, melihat sayuran berlendir itu, dan alisnya langsung mengernyit. "Bim... Kowe sama Dinda itu memang masih muda, tapi ya mbok yang tahu batasan to Le. Nek keseringan 'main' sampai harus makan ginian buat nambah tenaga, nanti malah loyo permanen lho!"

Wajah Bima langsung merah padam. "Astaga, Ibu! Pikiran Ibu ngeres amat! Bima ini cuma mau test food doang! Kan Bima lagi ngerintis grosir sayuran, okra ini salah satu produk unggulannya. Ya wajar dong kalau supplier-nya wajib nyicipin barangnya sendiri!"

Ini juga hitung-hitung kode halus agar ibunya nggak terlalu jantungan kalau nanti dia tiba-tiba beli rumah seharga miliaran.

"Oalah... Baguslah kalau kowe sekarang udah punya jalur bisnis grosir yang jelas." Bu Laras tidak mencecar lebih jauh. Ia paham betul anak laki-lakinya itu punya prinsip dan otak bisnis yang jalan. Lagipula, sebagai mantan penjaga warung kecil, Bu Laras sadar ia tak bisa memberi banyak masukan soal bisnis partai besar.

Malam itu, okra Kualitas 2 tersebut disulap oleh Bu Laras menjadi Tumis Okra Bumbu Sayur Asin. Aromanya menggugah selera. Bima tak pernah kecewa dengan masakan ibunya.

Begitu tumis okra itu masuk perut, Bima awalnya tidak merasakan efek instan apa-apa. Namun, seiring berjalannya waktu pencernaan, ia mendadak terkejut. Ada sensasi hangat yang sangat nyaman menjalar di area pinggang bawah dan ginjalnya.

Efek Nutrisi Ginjal & Stamina Pria +2 rupanya bekerja dengan sangat halus namun pasti!

Namun, petaka kenikmatan itu baru terasa dampaknya keesokan paginya.

Begitu Bima bangun tidur, ia harus menanggung penderitaan batin yang luar biasa. Kenapa? Karena ada "tiang bendera" yang tegak berdiri paripurna menantang langit di balik selimutnya, dan butuh waktu lama banget buat jinak!

Tapi di sisi lain, kondisi tubuhnya benar-benar terasa fresh dan bersemangat. Seluruh kelelahannya luntur tanpa sisa.

Bima yang aslinya memang masih di usia emas dan staminanya lagi gila-gilanya aja bisa bereaksi sekuat ini. Coba bayangkan kalau okra gaib ini dikasih makan ke bapak-bapak uzur yang hobi melihara 'daun muda' macam Manajer Cipto? Wah, dijamin ranjangnya bakal patah-patah!

1
Yuliana Tunru
kapqnnih kejutan x buat dinda ..pasti dinda ternehek2 takjub bina sdh jd orkay 🤭🤭
Maz Shell
lanjutkan Thor
Yuliana Tunru
mantap bima hrs jd suami setia hempaskan cwek2 halu sok cantik pula mulut x penuh filter racun 🤭🤭
Yuliana Tunru
bima mmg the best tak sabar nunghu oeresmian vila oleh dinda jgn lupa klga x dinda ya sekian lamaran resmi ke ihu x dinda vila jd mas kawin bakqlqn shock habis tuh ibu2 💪💪💪bima up 3 napa thorrr blm puas ini
Tio Kusuma
mantappppp
Manusia Biasa
auto diborong🤣
Hardjoe Kewek
terima kasih
Hardjoe Kewek
cerita nya bagus,alurnya jg bagus
Jujun Adnin
lanjut
Yuliana Tunru
tak sabar gmn para karyawan bima yrrmehek2 liat bijit tanaman bogenvile x di tata aplg yg kelas sultan up x kurang thorrr 🤭🤭🤭
ZHIVER
thor tak bisa bahasa jawa
Yuliana Tunru
kwalitas gila tuh tak sabar nunggu bima nanam semua hunga di tanah koßoang trus buat gazebo2 buqt qisatawan nikmati ..cuan ngalir kyk air 💪💪 bimaa
Yuliana Tunru
smoga bimo yg dapat vila x buat hadiah pernikahan x dgn dinda ..gassss
Jack Strom
Lah dapat ikan hias legend, masalahnya mau diletak dimana itu ikan???🤔😁
Blue Izoel
tetap semangat thor bikin cerita petani 👍💪
Jack Strom
Ikan² kualitas 2 gak usah dijual, buat dikonsumsi saja, sayang efeknya tuh... 😁
Jack Strom
Selain lunasi pinjaman 100jt, juga kasih bantuan nikah 50jt cukup... 😁
Yuliana Tunru
mantal bima...bayarin utang2 mu duku bima hbs tuh siap2 ngumpuli buat beliin dinda rmh jd lapang tuh hati
Blue Izoel
update terus thor bakal saingan nih sma lahan mustika klo bnyk episode nya👍💪
Jack Strom
Wuih, sudah mulai ada acara mancing2nya, dapat ikan gede lagi... mantap!!! 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!