NovelToon NovelToon
Dalam Dekapan Istri Muda

Dalam Dekapan Istri Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

Elizabeth Zamora atau yang biasa di panggil dengan Liz telah terjebak dalam pernikahan kontrak yang membawa dia pada titik terendah dalam hidupnya.

Akankah Liz bisa melalui takdir yang telah digariskan semesta untuknya ??

Happy Reading 💜
Enjoy 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 2

"Surat perjanjian ?" Liz tertawa sumbang dengan ekspresi nya yang tidak habis pikir sama sekali. "Otak kalian ini sebenarnya dimana, hah ? Kalian pikir dengan uang yang kalian miliki bisa membeli rahim ku ? Dan kau Yurike, aku tidak menyangka sahabat ku sendiri tega berbuat seperti ini. Jika kau tidak bisa bantu setidaknya jangan menambah beban pikiranku!" Liz kembali berdiri, mendorong kursi dengan hentakan kasar.

"Pergilah! Jangan temui aku dulu, aku tidak mau bertemu dengan mu!!" Liz pergi meninggalkan Yurike dan Tama. Tanpa Yurike tau, senyum kecil terbit di sudut bibir Tama.

'Ternyata harga diri sahabatmu jauh lebih mahal dari mu, Yurike,' batin Tama

Tama bangun dari duduknya, tanpa mengajak Yurike, Tama pun berlalu begitu saja.

"Mas....Mas Tama." Yurike memanggil sambil mengejar suaminya. Namun Tama tetap berjalan menuju parkiran rumah sakit.

Di dalam mobil..

"Mas, aku carikan wanita lain saja, ya ?! Sepertinya Liz marah sekali." Suara Yurike terdengar putus asa.

"Tidak! Kau yang memiliki ide gila ini dan menunjuk sahabat mu untuk kau jadikan tumbal, maka berhasil atau tidak, sahabatmu itu tetap harus menjadi tumbalmu sampai akhir." Ucap Tama tanpa ampun.

🍄

Flashback On..

Beberapa bulan lalu di hari ulang tahun pernikahan Yurike dan Tama yang ke-tiga.

"Bagaimana, apa sudah ada tanda-tanda ?" tanya Zalia, Nenek Tama.

Yurike menatap Tama, seperti meminta pertolongan, tapi Tama justru acuh dan melanjutkan makan malam spesial mereka tanpa beban.

"Be-belum, Nek." Jawab Yurike sambil menunduk.

Nenek mendengus, "Sudah tiga tahun kalian menikah. Nenek harus menunggu berapa lama lagi ? Waktu terus berjalan dan Jatah hidup nenek terus berkurang," Nenek menunjukkan ekspresi sedih yang dibuat-buat.

"Ma-maaf, Nek." Ucap Yurike dengan nada penuh penyesalan.

"Sudah nenek bilang, sebaiknya kamu berhenti bekerja dan fokus pada tugasmu sebagai seorang istri. Lagi pula apa yang kurang dari Tama, dia mampu menghidupi mu sampai tujuh turunan. Tidak perlu kamu bekerja lagi siang dan malam."

Malam itu, malam yang seharusnya jadi malam penuh kebahagiaan karena bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahan, justru menjadi malam panjang Nenek Zalia menasehati Yurike.

Di kamar..

"Kenapa kamu tidak membelaku di depan Nenek tadi ? Kamu berubah Mas, sekarang kamu dingin padaku." Yurike emosi dan langsung marah pada Tama.

"Untuk apa aku membelamu. Nenek benar, seharusnya kau berhenti bekerja dan fokus menjalani program kehamilan. Tapi kau sendiri yang menolak saat aku memintanya baik-baik." ucap Tama tanpa memperdulikan kemarahan istrinya.

Tama membuka kemeja dan celananya, bertelanjang dada dan hanya menyisakan celana boxer nya saja. Tama naik ke atas kasur, berbaring sambil melipat tangan di belakang kepala.

Tatapan Yurike berubah sendu. Dia membuka pakaian nya hingga tidak menyisakan sehelai benang pun.

Yurike naik ke atas Tama. Mencium bibir Tama dan mulai menjilati leher Tama sampai basah. Tapi sedetik kemudian Yurike menghentikan kegiatannya ketika tidak merasakan sedikit pun respon Tama.

"Turunlah. Aku sedang tidak ingin." Kata Tama dengan suara dingin, tatapannya lurus ke langit-langit kamar.

Yurike berdecak, merasa harga dirinya jatuh.

"Kau berubah, Mas. Aku sudah tidak mengenalmu lagi!" Yurike turun dari atas tama, menyambar pakaiannya di lantai lalu berjalan ke kamar mandi.

Tama bangun dan duduk di pinggir tempat tidur. Pria tampan itu memijat pelipisnya yang berdenyut nyeri.

"Aku tidak sudi lagi bercinta denganmu karena kau sudah merelakah tubuh mu di jamah oleh pria lain!" Gumam Tama.

Tama memakai bajunya lagi kemudian keluar dari kamar.

Setelah malam itu hubungan Tama dan Yurike semakin jauh. Hingga seminggu yang lalu Yurike mengajak Tama bicara empat mata.

"Kau ingin anak, kan ? Baiklah. Aku akan berikan." Kata Yurike tiba-tiba.

Tama diam saja. Tidak menyela ucapan Yurike.

"Kau tau aku tidak bisa memberikan anak dalam waktu dekat ini karena pekerjaanku yang sangat sibuk."

"Jadi ?" Tanya Tama yang mulai jengah karena Yurike terlalu bertele-tele.

"Menikahlah dengan Elizabeth, sampai dia hamil dan melahirkan, lalu ceraikan dia. Aku akan menjaga dan merawat anak kalian seperti anak kandungku sendiri." Lantang suara Yurike membuat Tama terdiam dengan wajah kaku.

"Nanti kalau aku sudah bisa meninggalkan bisnis ku, aku janji akan mengabulkan permintaan Mas untuk hamil anak kita. Ya, sayang. Please, Elizabeth wanita baik-baik. Dia sedang butuh uang untuk biaya operasi Ibunya. Aku yang akan bayar biaya operasi dan pengobatan dengan uang pribadiku. Kamu tidak perlu khawatirkan soal itu."

Rahang Tama mengeras. Matanya memerah dengan tangan mengepal.

"Daripada menjalankan ide gilamu itu, lebih baik kita bercerai saja," ucap Tama membuat Yurike tersentak.

Sungguh, Yurike tak pernah berpikir sampai kesana. Tidak ada niatan sedikit pun untuk berpisah dari Tama. Dia sangat sangat mencintai Tama. Meski selingkuh tapi Yurike tidak pakai hati. Dia hanya butuh pelampiasan karena berkali-kali di tuntut harus hamil oleh keluarga besar Tama. Padahal mereka tidak tau saja kalau Yurike selama ini rutin meminum pil KB yang dia masukkan ke dalam botol bekas vitaminnya.

"Ma-mas...Kenapa kamu bicara seperti itu ?!" Yurike berlutut di depan Tama. Air matanya sudah menggenang, dia sungguh takut kalau Tama akan menceraikan nya suatu saat nanti.

"Kau seperti menjual ku pada wanita lain. Kau pikir aku mau tidur dengan wanita sembarangan, huh ?" Tama berdiri, menyingkirkan tangan Yurike dari lututnya.

"Ta-tapi, Mas...Elizabeth bukan wanita sembarangan. Dia masih perawan, aku bisa jamin. Dia sedang kesulitan, aku hanya ingin membantu nya. Dan bonusnya kita punya anak." Kata Yurike ikut bangun dan bergelayut di lengan Tama.

Tama menatap Yurike, tatapannya bukan lagi tatapan penuh cinta seperti dulu, tatapan itu sudah berubah asing seiring penghianatan yang dilakukan Yurike setahun belakangan ini.

"Baik! Atur pertemuan ku dengan sahabatmu itu! Aku akan memutuskan nya setelah bertemu dengan dia!!"

Dalam hati Tama berkata, akan menjadikan kesempatan ini untuk balas dendam pada Yurike yang telah berani mengkhianati nya. Dia akan membuat Yurike menyesali perbuatannya itu sampai mati.

Flashback Off..

🍄

Tidak ada percakapan lagi sampai mobil yang di kendarai Tama berhenti di garasi rumah mereka.

Tama turun lebih dulu.

Grep!

Yurike memeluk Tama dari belakang.

"Baiklah, sayang. Aku akan pastikan Liz menerima tawaran ini. Kamu tenang saja, ya." Ucap Yurike sambil menyandarkan pipinya di punggung Tama.

Tama tak bergeming. Dia hanya diam dan membiarkan Yurike memeluknya untuk beberapa saat.

1
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😍 kereen 😍 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike kudu diapain yaa 🤨 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh kasihan Liz KK 🙄 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
asyik..asyik.. mereka mau bersatu ... 🫠 KK cantik mantaf 🥰 terimakasih 🥰
Fitria Syafei
semoga mereka selalu bersama dan bersatu 🤲 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
nahloo Yurike...senjata makan tuan ...🙄 KK cantik mantaf 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
kasihan kau Liz 🥺 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
yang sabar yaa Liz 🥺 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh ngancem nya... jahat juga yaa ..kaya rentenir 😜 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
mungkin kah mereka bersatu 😔 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike Yee kalau ngomong nyakitin orang 😡 kk cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
aneh yaa mereka 🙄 KK cantik pinisirin 😘
Fitria Syafei
semangat KK cantik 😘 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh KK mungkinkah mereka bersatu 🙄 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😘 kereen 😘 terimakasih 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!