NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pilihan Mu

Bukan Istri Pilihan Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Pelakor
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Kania Maharani, harus menerima kenyataan pahit saat sang suami lebih memilih untuk kembali pada sang mantan kekasih setelah satu tahun usia pernikahan mereka.

Dulu mereka di jodoh kan saat Erlan Hadi Wijaya di tinggal kan oleh kekasih nya, demi pria lain.

Setelah sang kekasih berpisah dari laki - laki pilihan nya, dia ingin kembali pada Erlan. Erlan yang masih mencintai Wina, menerima wanita itu kembali tanpa perduli perasaan Kania.

Apakah Kania tetap bertahan dan menerima diri nya di madu, atau memilih mundur karena dia bukan lah istri pilihan suami nya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 01

Pagi ini cuaca Jakarta begitu cerah, sinar matahari yang berwarna keemasan begitu indah untuk di pandang.

Kania Maharani, seorang wanita muda tampak sedang sibuk menyiapkan sarapan di meja makan. Di rumah ini, sekalipun ada banyak pelayan dia tetap turun tangan sendiri mengurusi suami nya.

"Selamat pagi!!!" Sapa Erlan Hadi Wijaya.

Dia adalah suami nya Kania, dia tampak sudah rapi walaupun ini adalah hari minggu.

"Selamat pagi, mas. Sarapan nya sudah siap!" Dengan sigap Kania melayani sang suami.

Erlan adalah tipe laki - laki yang perfeksionis, dia ingin semua nya tampak sempurna. Termasuk kehidupan rumah tangga nya bersama Kania, wanita yang di jodoh kan oleh orang tua nya.

Dulu, sebelum menikah dengan Kania, Erlan pernah depresi berat karena di tinggal kan kekasih nya menikah dengan orang lain. Orang tua nya membawa Erlan ke sebuah pondok pesantren yang berada di kota Bogor, dan pemilik pondok itu adalah Abah Muis, kakek nya Kania.

Kania dan Erlan sarapan dalam diam, Erlan tidak suka mendengar orang lain bicara saat sedang makan. Tidak ada percakapan sama sekali, yang terdengar hanyalah dentingan piring dan sendok yang memecah kesunyian.

"Kau ingin berbelanja hari ini?" Tanya Erlan pada Kania.

"Iya mas!" Jawab kania singkat.

"Berangkat sekarang, aku tidak mau menunggu terlalu lama!" Erlan berkata dengan nada dingin pada Kania.

"Baik mas, aku ambil tas dulu!" Jawab Kania sambil mengangguk kan kepala nya.

Kania bergegas naik ke lantai atas, dia buru - buru mengambil tas nya. Usia pernikahan Kania dan Erlan sudah satu tahun, tapi Erlan tidak pernah bersikap hangat pada nya.

Saat ini Erlan memang sudah sembuh dari depresi nya, tapi dia tidak bisa melupakan wanita yang telah meninggal kan nya. Wina, nama wanita yang hingga saat ini msih melekat di hati nya.

"Aku sudah siap, Mas!" Kania berkata pada Erlan.

Tanpa banyak bicara, Erlan langsung keluar dan di ikuti oleh Kania. Mereka masuk ke dalam mobil, Erlan sendiri yang mengantarkan Kania ke super market.

Di dalam perjalanan, suasana tampak hening. Tidak ada percakapan antara kedua nya, seperti itu lah keadaan nya. Selama satu tahun pernikahan mereka, Erlan bersikap dingin pada Kania. Dia menerima Kania menjadi istri nya, karena desakan dari orang tua nya agar dia bisa melupakan Wina.

Tapi hingga saat ini, Erlan tidak berhasil melupakan Wina. Dia berusaha untuk menerima Kania sebagai istri nya, tapi entah kenapa hati nya selalu menolak. Padahal Kania sudah menjalan kan semua peran nya sebagai istri dengan sempurna, tapi tetap saja Erlan tidak bisa menerima Kania.

Kania adalah wanita yang sabar, dia tetap melayani Erlan dengan sepenuh hati nya, walaupun sikap Erlan begitu dingin pada nya. Dari dulu, Kania ingin menikah sekali seumur hidup. Jadi itu lah sebab nya, dia selalu menerima bagai mana pun sikap Erlan pada nya. Bagi Kania, mau seburuk apapun sikap suami nya, yang terpenting jika dia tidak menjalin hubungan dengan wanita lain, maka Kania sudah cukup punya alasan untuk terus bertahan.

Drrreeettt, drrreeett, drrreeet.

Ponsel Erlan yang di letak kan di dasboard berdering, Erlan bergegas meraih nya dan dia melihat nama sang penelepon adalah Mama nya.

"Hallo Ma,,!" Sapa Erlan.

"Hallo nak, kau di mana sekarang?" Tanya sang Mama dari seberang sana.

"Aku lagi di perjalanan ke super market, Ma. Mau mengantar kan Kania berbelanja kebutuhan rumah!" Jelas Erlan pada Mama nya.

"Kebetulan banget ni, Mama kangen sama Kania. Kamu bawa Kania ke rumah ya, belanja nya nanti siang saja!" Mama nya memberi perintah pada Erlan.

"Ya udah deh Ma, Erlan langsung ke sana!" Erlan tidak mampu menolak keinginan Mama nya.

Mama Indri, adalah Mama nya Erlan. Dia sangat menyayangi Kania, seperti putri kandung nya sendiri. Sejak pertama kali dia datang ke pondok pesantren Abah Muis, dia langsung tertarik dengan gadis itu.

"Mama minta kita datang ke rumah nya sekarang juga, belanja nya di tunda dulu. Mungkin setelah makan siang!" Erlan berkata pada Kania.

"Gak papa mas, aku juga udah kangen sama Mama!" Jawab Kania sambil tersenyum.

Erlan langsung mengganti tujuan mereka, yang awal nya mereka ingin ke Mall, tapi kini malah pergi ke rumah orang tua nya Erlan. Walaupun sikap Erlan begitu dingin pada sang istri, tapi dia tidak kuasa menolak keinginan Mama Indri.

Mobil yang di kemudikan oleh Erlan berhenti di halaman rumah megah berlantai 2, milik orang tua nya Erlan. Kedatangan mereka langsung di sambut oleh pelayan dan di persilahkan masuk.

Mama Indri dan Papa Beni menyambut kedatangan anak dan juga menantu nya dengan hangat, sepasang suami istri itu sangat menyayangi Kania. Karena berkat Kania, Erlan berhasil sembuh dari depresi nya.

"Kania sayang, Mama kangen kamu!" Mama Indri langsung merentang kan tangan untuk memeluk tubuh Kania.

"Aku juga kangen Mama!" Kania langsung memeluk tubuh sang Mama mertua.

Setelah itu dia mencium tangan Papa Beni dengan sopan, kesopanan dan kelembutan yang di milik oleh Kania membuat mereka semakin menyayangi diri nya.

"Kalian tidak boleh pergi dari sini sebelum kalian makan siang!" Ujar Mama Indri.

Kania dan Erlan hanya bisa patuh, karena memang Mama Indri tidak suka di bantah. Karena hari masih cukup pagi, akhir nya Kania dan Mama Indri memasak sendiri untuk makan siang mereka nanti dengan di bantu oleh para Art.

"Kania, Erlan tidak menyakiti mu kan?" Tiba - tiba Mama Indri bertanya di sela kegiatan masak mereka.

"Tidak Ma, mas Erlan tidak menyakiti ku. Mama tenang saja!" Jawab Kania sambil tersenyum.

"Bagus lah nak, jika memang seperti itu. Mama khawatir dia mulai berulah lagi!" Tampak jelas kekhawatiran di mata Mama Indri.

"Ada apa Ma? Kenapa seperti nya Mama begitu cemas?" Tanya Kania sambil tangan nya menghentikan kegiatan memotong sayuran nya.

Mama Indri menghela nafas berat, seperti nya ada sesuatu yang membuat nya begitu cemas.

Tapi dia tidak mau mengatakan nya, dia takut hal itu akan merusak rumah tangga anak dan juga menantu nya.

"Katakan Ma, ada apa?" Tanya Kania lagi.

Kali ini Kania meraih tangan Mama Indri, dia menggenggam erat tangan wanita paruh baya itu.

"Kemarin Mama sempat ketemu sama Wina!" Mama Indri akhir nya mengatakan apa yang membuat nya begitu cemas.

"Wina? Wanita yang sudah meninggal kan mas Erlan?" Tanya Kania memastikan.

"Iya nak, Mama takut dia akan kembali ke dalam kehidupan Erlan. Mama tidak rela jika sampai wanita itu mengganggu rumah tangga kalian!" Mama Indri berkata dengan suara lirih.

Kania langsung terdiam mendengar nya, entah kenapa ucapan Mama Indri begitu menganggu nya. Kehadiran Wina akan menyebar kan benih - benih kehancuran di dalam rumah tangga nya dan Erlan, sejujur nya Kania takut akan hal itu.

1
Piyah
lanjut ga pake lama jngn mau dihasut sm wina
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Piyah
lanjut
mudah2han rujuk lagi sama erlan
tapi erlan hrs berjuang dulu
Uthie
Kamis jodohin aja sama anak teman bisnis papa nya... tapi yg baik dan keren 👍😏
falea sezi
jangan buat balik ya ke suami tukang selingkuh
Uthie
Bagus Ok Beni 👍👍😡
RaDja
terima kasih
Mundri Astuti
ambil sana si Erlan ...bungkus dah bawa pulang 😂
Hary Nengsih
klo erlan tau apa masi cinta ya🤣🤣🤣
Yuliana Tunru
gmn wina msh mau dgn erlqn..dan.kau erlan cari selingkuhan mu kejqr lah dan kqu akqn tau gmn wina
Uthie
rasain kalian berdua 🤨
Mundri Astuti
seeeehhhh si Erlan...basi banget penyesalannya, kocak....
Himna Mohamad
ditunggu updatenya
Uthie
Yaaaa... ternyata pas mampir serius nyimak lagi cerita ini, sy sudah sampai di masa tunggu seperti ini 😂👍

Jangan lama-lama Up lagiii 😘😍
Uthie
Diiih.. laki2 kaya gak ada laki2 lain aja mbok didunia.. Erlan bukan satu-satunya laki2 yg ada, masih banyak diluar sana yg lebih juga dr Erlan buat Kania 👍👍😏
Uthie
Maa Syaa Alloh 👍
Uthie
Coba aja bikin kere tuhh si Erlan, masih ada gak tuhhh cewek macam si Wina lengkel macam ulet lagiiii 😏😏
Uthie
Bagusss Kania, jangan lemah demi laki2 bodoh macam itu 👍👍😡

bikin ancur aja tuh mereka berdua pak Beni 👍😡
Uthie
Semoga nyesel tuhh laki2 bodoh itu 😏
Uthie
dasar anak gak tau diri 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!